30 May 2012
**Kembali menulis diary
Rabu menggebu, Rabu yang penuh haru biru.
Alhamdulillah, lagi-lagi, nikmatNya kembali terasa.
Mungkin ini adalah hikmah dari bangun pagi. *hehe
Hari ini, seindah taman lampion, warna warni
30 May 2012
**Kembali menulis diary
Rabu menggebu, Rabu yang penuh haru biru.
Alhamdulillah, lagi-lagi, nikmatNya kembali terasa.
Mungkin ini adalah hikmah dari bangun pagi. *hehe
Hari ini, seindah taman lampion, warna warni
Baru hari ini tahu kalo ada lagu yang judulnya KAMSEUPAY.
Dan konyolnya, tak kira itu lagu milik SULE.
Ternyata -___-”
Ketinggalan jaman beud pake zzzz nih..
29 Mei 2012, hari tergila sepanjang perkuliahan sepertinya.
Dan LIPSING menjadi tugas teraneh sepanjang sekolah dan kuliah.
Selain itu, teman sekelas yang tergilapun kayaknya baru kali ini.
Ahahaha…… *maap ya cuy
Tak terasa pagi sudah menjelang.
Tapi tak setumpuk tugaspun yang rampung terselesaikan.
“Kau memang pemalas”, katanya.
Dan, ya, nyatanya memang aku malas mengerjakan.
Rasanya facebook dan twitter lebih membuatku nyaman dibandingkan microsoft word.
Salah siapa facebook dan twitter diciptakan?
“Apa? Kau menyalahkan mereka?”, hentaknya lagi. Read the rest of this page »
Salah satu fakta yang terjadi di Indonesia saat ini adalah maraknya kejahatan korupsi di berbagai lembaga. Inilah apabila kita masih mengacu kepada nilai-nilai kognitif, hingga nilai moral amat terabaikan.
Pendidikan karakter merupakan salah satu solusinya. Tak hanya di bangku sekolah saja, tetapi mutlak diperlukan di lingkungan keluarga dan sosial. Bukan lagi anak usia dini hingga remaja saja, tetapi juga usia dewasa. Pendidikan karakter mutlak diperlukan untuk kelangsungan hidup bangsa ini.
Pendidikan karakter ini merupakan fondasi yang kokoh bagi kehidupan manusia, sehingga tidak mudah terombang-ambing oleh arus kehidupan yang kian dahsyat dan menggoda. Selain itu juga dapat menghindarkan manusia dari mental pengecut. Tetap hormat, tapi tidak sampai menyembah pimpinan, karena hanya Allah yang pantas disembahnya.
Bagaimanapun juga, karakter adalah kunci keberhasilan individu. Dari penelitian, 90% kasus pemecatan disebabkan karena perilaku buruk seperti tidak amanah, tidak jujur, dan hubungan interpersonal yang buruk.
Karakter merupakan nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan Allah SWT, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan, dan kebangsaan yang terwujud dalam pikiran, sikap, perasaan, perkataan, dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata krama, budaya, dan adat istiadat.
Bagi Indonesia sekarang ini, pendidikan karakter juga berarti melakukan usaha sungguh-sungguh, sistematik, dan berkelanjutan untuk membangkitkan dan menguatkan kesadaran serta keyakinan semua masyarakat bahwa tidak akan ada masa depan yang lebih baik tanpa membangun karakter rakyat Indonesia.
Eh ada Nizam ni di KPLT.
Walah, masnya ternyata lebih ganteng kalo di TV
#PLAK!
Kalimat di awal ceramahnya, SANGAT SEPAKAT!
Katanya, “Sehat itu hanya akan dirasakan nikmatnya oleh orang yang sakit”
Hm Hm Hm.
Memang :’(
Terkahir kalinya, duduk di peringkat pertama adalah kelas XI.
Naik ke kelas XII, prestasi tak menurun, walaupun peringkat tak lagi di “pucuk”.
Kata-kata (atau bisa kusebut gertakan) yang ku dengar kemarin, cukup menohok.
Sangat menohok sampai ke sel terkecil tubuh ini *lebay!
Dan aku merenung..
Berfikir sejenak, apakah aku terlalu mementingkan organisasi dan amanah yang ada?
Ternyata, aku tak pandai mengorganisir hidupku sendiri.
Tak secemerlang dulu, fikirku.
Tak bolehkah aku menerima amanah-amanah ini ya Rabb?
Belum pantaskah?
Hingga akhirnya segala hal tentang kuliah membuatku malu.
Karena tak pandai, karena tak berprestasi.
Dan, kata-kata itu.
Bahwa lebih baik aku mundur.
Apakah memang seharusnya begitu?
Izinkan..
Izinkan aku untuk rehat sejenak, kawan..
Dari kepenatan ini, walaupun perang sudah akan dimulai.
Tapi sungguh, aku hanya ingin memperbaiki pandangan mereka.
Bahwa akupun bisa, tanpa melepas “yang satu itu”
*jangan nangis
Berjalan begitu cepat.
Apakah berlari?
Tapi kenapa semuanya berlari?
Bencana macam apa?
Atau,
Adakah yang bagi-bagi rezeki di dunianya?
Mentari sudah tak lagi tampakkan sinar terangnya.
Rembulan, masih enggan untuk berpelukan bersama bintang.
Yang ada hanya goresan siluet senja di ufuk barat.
Masih tak ingin beranjak.
Sudah berapa jam disana, entahlah.
Tatapannya kosong.
Memandang pantai dalam ketidaksadarannya.
Bahkan penyu yang bergurau di kakinyapun tak dipedulikan.
Sayu, wajah itu.
Setelah (cukup) sukses untuk menginjakkan kaki di gunung, mencoret target, dan mimpi selanjutnya adalah ………..
Nah berikut ini rekapan sandi yang lazim digunakan oleh POLRI.
Untuk “kasta” tertentu punya sandi yang MASIH RAHASIA.
Maksud dari kasta adalah :
- Reserse
- Intel
- Densus
SANDI ANGKA
* 1-1 : Hubungi per telepon
* 1-4 : Ingin bicara di udara (langsung)
* 3-3 : Penerimaan sangat jelek/orang gila
* 3-3L : Kecelakaan korban luka
* 3-3M : Kecelakaan korban material
* 3-3K : Kecelakaan korban meninggal
* 3-3KA : Kecelakaan kereta api
* 3-4-K : Kecelakaan, korban meninggal, pelaku melarikan diri
* 4-4 : Penerimaan kurang jelas
* 5-5 : Penerimaan baik/sehat
* 8-4 : Tes pesawat/penerimaannya
* 8-6 : Dimengerti
* 8-7 : Disampaikan
* 8-8 : Ingin berjumpa langsung
* 10-2 : Posisi/keberadaan
* 10-4 : Diterima <-masterfrans
* 10-4 : roger that <-entalpy
* 10-8 : Menuju
* 1-1-2 : Emergency / darudat <- dasardasar
* 2-8-5 : Pemerkosaan
* 3-0-3 : Perjudian <- The Predator
* 3-0-1: lagi kimpoi <- killerinhouse
* 3-3-8 : Pembunuhan
* 3-6-3 : Pencurian
* 3-6-5 : Perampokan
* 8-1-0 : Pembunuhan
* 8-1-1 : Hidup
* 8-1-2 : Berita agar diulangi (kurang jelas)
* 8-1-3 : Selamat bertugas
* 8-1-4 : Laporan/pembicaraan terlalu cepat
* 8-1-5 : Cuaca
* 8-1-6 : Jam/waktu
* 8-1-9 : Situasi
* 8-1-10 : Komandan <- Munyuk Mumet
Komentar Terkini